Pemisahan Sampah (Organik, Anorganik, Residu) Ala SMPIT GIC
Sampah merupakan salah satu permasalahan yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan sekolah. Jika tidak dikelola dengan baik, sampah dapat membuat lingkungan menjadi kotor, menimbulkan bau tidak sedap, dan mengganggu kesehatan. Oleh karena itu, SMPIT GIC menerapkan kebiasaan memilah sampah sebagai salah satu upaya menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman.
Sampah di SMPIT GIC dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu sampah organik, anorganik, dan residu. Sampah organik berasal dari makhluk hidup dan mudah terurai, seperti sisa makanan, daun, kulit buah, dan sisa sayuran. Sampah anorganik merupakan sampah yang sulit terurai, seperti botol plastik, kaleng, dan kemasan makanan. Sementara itu, sampah residu adalah sampah yang sulit didaur ulang atau dimanfaatkan kembali, seperti tisu kotor dan beberapa jenis sampah lainnya.
Penerapan pemisahan sampah dapat dilakukan dengan menyediakan tempat sampah yang berbeda sesuai jenisnya. Siswa diharapkan membuang sampah pada tempat yang tepat setelah selesai makan, minum, atau melakukan kegiatan lainnya. Sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik yang masih memiliki nilai guna dapat didaur ulang atau dikumpulkan untuk dimanfaatkan kembali. Sampah residu kemudian dibuang pada tempat yang telah disediakan. Kegiatan memilah sampah memberikan banyak manfaat bagi warga SMPIT GIC. Selain membuat lingkungan sekolah lebih bersih dan nyaman, pemis
